PULSA239 RELOAD

ALL OPERATOR
Pulsa Elektrik - Voucher Game - Token PLN - PPOB - BPJS - FIF - ADIRA

Site menu
Bank Deposit

Acc Bank: Silahkan ketik BANK kirim ke center

SMS & YM CENTER
Gtalk Center
dan
SMS Center
Silahkan Hubungi
Customer Service
pada Jam Kerja
08:00 - 21:00
Agen Terbaru

---------
Nama Agen
Joint date
---------
LIA Cell
16/04/2014

UNGAY
08/05/2014

DEA CELL
09/05/2014

REJO RELOAD
15/05/2014

ISMAIL JAX
25/05/2014

C2EVO
27/05/2014

Pradana Pulsa
03/06/2014

MUHAMAD CELL
07/06/2014

SATRIARELOAD
17/06/2014

VIGI CELL
20/06/2014

TANJUNGBUMI CELCOM
21/06/2014

IZMAEL
22/06/2014

GARUDA TRONIK
24/06/2014

FATHUR-TRONIX
27/06/2014

CJ94
12/07/2014

NONA CELL
04/08/2014

opaltronik
13/08/2014

WIFANA-CELL
24/08/2014
TUAN CELLULAR
22/04/15

EUSEBIUS
18/05/15

Azzahra_pulsa
25/05/15

alternatif
01/06/15

FERY CELL
22/06/15

KARTIKA CELL
16/07/15

AQQU CELL
28/07/15

ICA CELL
05/08/15

NAGA CELL
11/08/15

MELSA
12/08/15

EMI
12/08/15

Hary
12/08/15

wahid
14/08/15

pensil
14/08/15

Maulana Cell
17/08/15

SANTRI _CELL
18/08/15

alif
20/01/16 08:48:11

UMAR
23/01/16 20:06:16

bambang
24/01/16 17:52:22

YANTI CELL
25/01/16 13:24:11

obbi
25/01/16 20:28:15

OKE CEL
31/01/16 15:54:48

Nahum Ginting
04/02/16 18:25:57

ahim
09/02/16 07:41:52

CLEON
21/02/16 11:42:51

rockz
22/02/16 20:51:57

LONG
22/02/16

TRONIC GROUP
01/03/16

Pusaka Reload
05/03/16

VILLA PULSA
18/03/16

WINA CELL
22/03/16

ANDANI_CELL
24/03/16

adie
16/04/16

ARIF CELL
27/04/16

Titin
03/05/16

AVELIA CELL
03/05/16

Dival Cell
11/05/16


---------
Segera daftarkan keagenan anda
---------
Calendar
«  January 2012  »
SuMoTuWeThFrSa
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031
Section categories
Berita [3]
Hiburan [0]
Games [0]
Main » 2012 » January » 14 » Aspindo Tolak Klasterisasi Penjualan Pulsa
12:09 PM
Aspindo Tolak Klasterisasi Penjualan Pulsa
Aspindo Tolak Klasterisasi Penjualan Pulsa
20 Dec 2010
Opini
Oleh Imam Ghozali
SURABAYA - Asosisasi Server Pulsa Indonesia (Aspindo) menolak kebijakan klasterisasi penjualan pulsa oleh operator seluler. Kebijakan tersebut dinilai merugikan, karena membatasi ruang gerak dan skala usaha mereka. Bila kebijakan tersebut tidak dicabut, dipastikan akan mematikan puluhan juta agen pulsa di seluruh Indonesia.
" Kebijakan ini sudah menyalahi keinginan awal penggagas server pulsa yang multiklaster dan multi-region. Kebijakan ini berpotensi mematikan sedikitnya 10 juta agen pulsa di seluruh Indonesia," kata Ketua Umum Aspindo Dwi Lesmana dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) I Aspindo di Surabaya, belum lama ini.
Diungkapkan Lesmana, sejauh ini pertumbuhan bisnis server pulsa mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Bahkan, dalam jangka waktu enam tahun, jumlah mereka di seluruh Indonesia mencapai 5 ribu server pulsa. Sementara, tiap server pulsa memiliki sedikitnya 1.000-10.000 agen. Jika diambil rata-rata tiap server memiliki 2 ribu agen pulsa, katanya, maka jumlah agen pulsa yang ada mencapai sedikitnya 10 juta agen.
Namun, dengan kebijakan baru tersebut keberadaan mereka menjadi terancam. Sebab, penjualan mereka akhirnya dibatasi hanya di salah klaster atau region. Padahal, sebelumnya penjualan bisa dilakukan di seluruh Indonesia.
Untuk itu, Aspindo menyatakan menolak kebijakan tersebut dan mendesak kepada seluruh operator untuk duduk bersama mencari solusi yang seimbang.
"Jika ternyata mereka tidak kooperatif dan tidak ada hasil, maka kami akan mengadukan hal ini kepada menkominfo, menakertrans, menko UKM, dan DPR Selain itu, kami juga akan melakukan aksi boikot," kata Lesmana.
Sementara itu. Sekjen Aspindo, Andre Suardi mengatakan, akibat pemberlakuan kebijakan baru ini, revenue server pulsa dan agen pulsa diperkirakan akan menurun rata-rata sekitar 50%.
"Kalau pelaku bisnis tidak kuat, pastinya akan tutup. Karena pendapatan yang hanya mencapai 50% dari biasanya tidak akan mencukupi untuk biaya operasional," ungkap Andre.
Dia menjelaskan, XL dan Telkomsel mendapat sorotan dari peserta Rakornas Aspindo Ke-2. XL telah lebih dulu menerapkan sistem klasterisasi. Sedangkan Telkomsel masih berencana menerapkan sistem klasterisasi. Saat ini, Aspindo dan Telkomsel masih mencari titik temu atas persoalan tersebut
"Memang, klasterisasi ini masih diterapkan oleh satu operator besar. Tapi, tidak menutup kemungkinan sembilan operator lainnya juga akan ikut-ikutan menerapkan hal serupa (klasterisasi)," tambah Andre.
Untungkan Dealer
Head of Corporate Communication PT XL Axiata, Febrian Nadira mengatakan, penerapan sistim klasterisasi penjualan pulsa dari sisi pelanggan tidak akan merugikan. Karena, pelanggan masih bisa mengisi di mana pun mereka berada. "Kalau dari pelanggan tak ada masalah, bisa mengisi dari mana saja," ucapnya.
Dari sisi dealer (agen penjualan), kata Ira, sistem klasterisasi justrumembantu kelangsungan bisnis penjualan pulsa. Dengan diberlakukannya sistem klaster pulsa, sambung dia, agen penjual pulsa bisa lebih bereksplorasi di wilayahnya masing-masing. "Sayamencontohkan jika anda memiliki kios pulsa di Bandung lalu yang di daerah lain mengambil jatah Anda. Itu kan persaingannya tidak bagus. Sistem sekarang kan bebas nantinya akan mengancam agen karena tidakterkontrol," paparnya.
XL, kata dia, ingin terus membuka dialog dengan Aspindo untuk mencari solusi persoalan ini. Sebab, Aspindo adalah mitra XL dalam penjualan penjualan pulsa.
"Bagaimanapun mereka (Aspindo) punya andil dalam meningkatkan penjualan pulsa, jadi pasti harapannya ada win-win solution dalam menyelesaikan persoalan ini,"ujarnya. (mam)


Entitas terkaitRingkasan Artikel Ini
Aspindo Tolak Klasterisasi Penjualan Pulsa. Oleh Imam Ghozali SURABAYA - Asosisasi Server Pulsa Indonesia (Aspindo) menolak kebijakan klasterisasi penjualan pulsa oleh operator seluler. Kebijakan ini berpotensi mematikan sedikitnya 10 juta agen pulsa di seluruh Indonesia," kata Ketua Umum Aspindo Dwi Lesmana dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) I Aspindo di Surabaya, belum lama ini. Jika diambil rata-rata tiap server memiliki 2 ribu agen pulsa, katanya, maka jumlah agen pulsa yang ada mencapai sedikitnya 10 juta agen. Sekjen Aspindo, Andre Suardi mengatakan, akibat pemberlakuan kebijakan baru ini, revenue server pulsa dan agen pulsa diperkirakan akan menurun rata-rata sekitar 50%. Dengan diberlakukannya sistem klaster pulsa, sambung dia, agen penjual pulsa bisa lebih bereksplorasi di wilayahnya masing-masing.

sumber:




Category: Berita | Views: 10508 | Added by: dts | Rating: 0.0/0
Total comments: 1
1  
Bagaimana terus selanjut nya?
apakah negara ini sedemikian parahnya, sampai-sampai untuk untuk cari uang receh saja di persulit...aneeehhh...

Only registered users can add comments.
[ Registration | Login ]
Kunjungan
Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0
Search
Entries archive
Design by: IKM Reload© 2017Powered by: Pulsa239-Reload